Petualangan Gulliver dalam Novel Perjalanan Gulliver

Dalam novel Babel karya R.F. Kuang, professor Richard Lovell memboyong seorang bocah dari Kanton, Cina, untuk bersekolah di Inggris.

Dalam perjalanan menggunakan kapal, Professor Richard Lovell memintanya untuk membuat nama Inggris, selain memiliki nama Tionghua.

Lalu si bocah teringat penulis novel Jonathan Swift yang menulis kisah petualangan Lemuel Gulliver yang mengunjungi negeri-negeri terpencil dan aneh.

Maka, si bocah menggunakan nama Jonathan Swift sebagai nama saat ia tiba di tanah Inggris.

Inilah kali pertama saya mendengar novel Perjalanan Gulliver karya Jonathan Swift. Maka saya mencari novel tersebut dan menemukan versi terjemahannya di toko buku kakatua.

Gulliver’s Travels

Novel yang terbit kali pertama tahun 1726 tersebut berjudul Gulliver’s Travels. Atau dalam versi bahasa Indonesia menjadi Perjalanan Gulliver.

Dalam versi terjemahan, novel ini diterbitkan tahun 2022. Dengan jumlah halaman 356, saya disajikan kisah petualangan Gulliver yang aneh, lucu, menakutkan, dan sarat satir.

Sinopsis Singkat

Novel Perjalanan Gulliver berkisah tetang seorang dokter bedah bernama Lemuel Gulliver yang melakukan petualangan ke empat negeri terpencil di dunia.

Empat negeri terpencil itu bernama negeri Liliput, negeri Brobdingnag, negeri Laputa, dan negeri Houyhnhnms.

Petualangan ke Negeri Liliput

Pada 4 Mei 1969, Gulliver bertolak dari dari Bristol menggunakan kapal Atilope yang dinahkodai Kapten Willian Prichard, ia berlayar menuju Hindia Timur.

Dalam perjalanan, kapalnya dihantam badai hebat dan dan terombang-ambing di lautan. Lalu Gulliver terdampar di sebuah pulau. Karena kelelahan, ia kemudian tertidur.

Saat terjaga, ia kaget melihat manusia yang menurutnya hanya memiliki ketinggian sekira 15 cm, dengan senjata panah.

Lebih terkejut lagi, ternyata kaki, tangan, dan bagian kepala diikat ke tanah sehingga ia tidak bisa bergerak dan mengengok kiri-kanan.

Ia kemudian diboyong menggunakan alat menuju sebuah penjara atas perintah sang Kaisar. Hari berikutnya, Kaisar Liliput menemuinya.

Setelah berdiskusi dengan Kaisar, Gulliver dipindahkan ke sebuah pondokan dengan tinggi bangunan melebihi ukuran tubuhnya. Namun, kedua kakinya diikat menggunakan rantai sehingga ia tidab bisa keluar.

Karena dinilai berkelakuan baik dan tidak membahayakan Kaisar dan rakyatnya, Gulliver dilepas dengan perjanjian.

Salah satu perjanjiannya adalah Gulliver harus menghormati Kaisar dan rakyatnya, serta berbuat baik. Dia juga diminta untuk tidak menginjak rumah penduduk ketika bepergian. Dan kepergiannya ke istana, akan diumumkan agar penduduk tidak keluar rumah.

Karena patuh terhadap perjanjian, akhirnya Gulliver merasa nyaman dengan perlakuan Kaisar. Ia bahkan berdiskusi ihwal kebiasaan, adat istiadat, serta sistem politik di negara asalnya.

Gulliver diminta untuk membantu Kaisar Liliput menyerang Kerajaan Blesfucu yang merupakan musuh bebuyutan.

Setelah mengalahkan Kaisar Blesfucu, Gulliver mendapat gelar Nardac, sebuah kehormatan tertinggi di negeri Liliput. Kerajaan Blesfucu menjadi bawahan kerajaan Liliput.

Atas keberhasilan itu, rupanya para menteri ada yang merasa cemburu dengan perhatian Kaisar kepada Gulliver. Maka ketika Gulliver memenuhi undangan kaisar Blesfucu, para Menteri bersidang dengan kaisar membahas Gulliver.

Beberapa Menteri usul agar Gulliver dipulangkan ke negeri asalnya. Terjadi perdebatan. Pada akhirnya, kaisar Liliput mengabulkan permintaan para Menteri untuk mengusir Gulliver.

Dan akhirnya, Gulliver pergi dari Kerajaan Liliput, dan pulang ke Inggris.

Petualangan ke Negeri Brobdingnag

Pada tahun tanggal 20 Juni 1702, Gulliver kembali berpetualang menggunakan kapal Adventure yang dinahkodai oleh kapten John Nicholas.

Pada saat di tengah laut, mereka kehabisan air minum. Karena itu, kapten memrintahkan awak kapal, termasuk Gulliver, untuk turun mencari air minum menggunakan perahu kecil menuju sebuah pulau kecil.

Ketika sedang mencari air minum, tiba-tiba kapal mereka dikejar oleh penduduk setempat yang tubuhnya sangat besar seperti raksasa.

Gulliver tak sempat melarikan diri menuju kapal. Ia lari ke pedalaman pulau, dan ditinggalkan oleh kapalnya.

Melihta para raksasa, Gulliver bersembunyi. Namun, ia ditemukan oleh raksasa petani yang sedang panen.

Kemudian Gulliver dibawa ke rumah petani itu dan dijadikan tontonan oleh tetangga. Kabar ini sampai ke telinga raja Kerajaan Brobdingnag. Sang petani menjual Brobdingnag kepada raja.

Gulliver dijadikan peliharaan ratu di istana. Bahkan, Gulliver diijinkan makan bersama raja dan keluarga.

Sampai pada suatu hari, ratu mengjak Gulliver ke Pantai. Gulliver yang ditaruh di dalam sebuah kotak kecil dengan jendela, menyaksikan laut dari dalam.

Tiba-tiba, kotak kecil itu disambar tiga ekor burung elang, dibawa ke langit dan jatuh karang tengah laut. Ia kemudian melihat kapal Inggris lewat dari Jepang. Gulliver meminta tolong dan akhirnya pulang ke Inggris dengan selamat.

Petualangan ke Negeri Laputa

Pada tanggal 5 Agustus 1706, Gulliver melakukan petualangan lagi menggunakan kapal Hopewell yang dinahkodai oleh kapten William Robinson.

Saat diperjalanan, kapalnya dibajak oleh perompak, dan Gulliver dibuang ke sebuah pulau, sementara kapten dan awak lainnya mati terbunuh.

Gulliver kemudian bertemu sebuah pulau terbang yang berisi raja dan para menterinya. Ia minta tolong kepada mereka dan menaiki pulau terbang tersebut.

Ia heran. Orang-orang di atas pulau itu memiliki mata di kanan atas wajah, dan mata kiri di bawah kiri wajah, serta kepalanya miring. Meski demikian, ia disambut raja Laputa.

Kerajaan tersebut terletak jauh dari tempat di mana Gulliver terdampar. Raja akan meminta pengawalnya untuk mengoperasikan pulau terbang itu untuk turun kembali ke wilayah kerajaan.  

Gullliver diperlakukan dengan baik. Seperti pada petualangan sebelumnya, Guliver menghadap raja untuk bercerita tentang negerinya.

Setelah beberapa waktu, Gulliver diijinkan pulang ke Inggris.

Petualangan ke Negeri Houyhnhnms

Petualangan ke Houyhnhnms adalah petualangan yang paling berkesan bagi Gulliver.

Houyhnhnms adalah sebuah kerajaan yang penduduknya dijuluki Yahoo. Raja dan para pejabatnya dalah kuda.

Yahoo berbentuk seperti manusia namun menurut Gulliver sangat menjijikan, jorok, Bengal, keras kepala, memiliki ekor, suka memakan bangkai, cekatan, dan kuku-kuku yang panjang.

Gulliver disambut raja negeri Houyhnhnms. Rajanya adalah seekor kuda Jantan yang gagah, berwarna putih, dan sigap.

Raja membandingan Yahoo dengan Gulliver dan menyimpulkan bahwa mereka memiliki kemiripan. Raja menganggap bahwa Gulliver masuk spesies Yahoo yang memiliki akal lebih tinggi.

Mendengar anggapan itu, Gulliver tidak menampik bahwa secara fisik Yahoo dan dirinya memiliki kesamaan fisik.

Hal ini membuat Gulliver kesal, namun ia harus menerimannya. Ketika raja bercerita Panjang, muncul dalam pemikiran Gulliver bahwa manusia (Yahoo menurut raja Houyhnhnms) adalah mahluk yang sangat menjijikan, jorok, bengal, keras kepala, dan serakah.

Setelah begitu lama di negeri Houyhnhnms, Gulliver minta ijin untuk pulang ke Inggris.

Anehnya, sampai di rumah Gulliver begitu jijik kepada istri dan anaknya. Ia masih terngiang mahluk Yahoo yang baginya persis seperti manusia. Seperti anak dan istrinya.

Detail Buku  

SBN: 978-623-7543-45-9

Halaman: vi + 356

Penulis: Jonathan Swift

Judul: Perjalanan Gulliver

Penerjemah: Afris Irwan

Tahun Terbit: 2022

Penulis

Jonathan Swift lahir pada tanggal 30 November 1667.Dia berkuliah di Trinity College dan kemudian bekerja sebagai asisten negarawan, yang mengantarnya menjadi dekan Katedral St. Patrick di Dublin.

Novel paling dikenal dan paling dikenang berjudul Perjalanan Gulliver (Gulliver’s Travels, 1726).

Tahun 1729 ia menulis A Modest Proposal yang membuatnya dikenal sebagai prosais paling satir dalam bahasa Inggris. Pada tanggal 19 Oktober 1745, Jonathan Swift meninggal di Dublin.

Tulis Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *